Slideshow image




KURIKULUM

 

Sebagai lembaga formal yang bernaung di bawah Depdiknas, kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional yang ditetapkan Depdiknas yang berlaku saat ini yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan Depdiknas tersebut kemudian dijabarkan ke dalam program-program pembelajaran yang disesuaikan dengan Visi dan Misi serta Strategi SD Islam Al Fajar.

Sebagai sekolah Islam maka Kurikulum Agama menjadi bagian yang terpenting dari proses pembelajaran dan menjadi program unggulan, disusun secara terpisah dengan mengacu dan meramu beberapa model kurikulum agama baik dari Depdiknas, Depag dan Pesantren Modern yang ada di Indonesia sehingga menjadi KURIKULUM AGAMA KHAS AL-FAJAR.

Untuk kurikulum Muatan Lokal, disamping menyesuaikan dengan program pemerintah propinsi Jawa Barat juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan SD Islam Al Fajar berada dan kebutuhan masyarakt era globalisasi.

Sebagai gambaran berikut ini disajikan tabel struktur program SD Islam Al-Fajar

TABEL STRUKTUR PROGRAM TAPEL 2009/2010

 

BIDANG STUDI

KELAS DAN ALOKASI WAKTU

 

I

II

III

IV

A

NASIONAL

 

 

 

 

 

 

1

Pendidikan Agama Islam

4

4

4

4

4

4

2

Pendidikan Kewarganegaraan

2

2

2

2

2

2

3

Bahasa Indonesia

5

5

5

5

5

5

4

Matematika

5

5

5

5

5

5

5

Ilmu Pengetahuan Alam

2

2

2

2

5

5

6

Ilmu Pengetahuan Sosial

2

2

2

2

3

3

7

Seni Budaya & Ketrampilan

2

2

2

2

2

2

8

Penjaskes

2

2

2

2

2

2

9

Teknologi Informasi & Komunikasi

2

2

2

2

2

2

B

MUATAN LOKAL

 

 

 

 

 

 

 

Al Qur'an *)

4

4

4

4

4

3

 

Bahasa Inggris *)

2

2

2

2

2

3

 

Bahasa Sunda

-

-

-

-

1

1

 

Hafalan Al Qur'an & Praktek Sholat

2

2

2

2

2

2

C

PENGEMBANGAN DIRI

2 ^)

2 ^)

2 ^)

2 ^)

2 ^)

2 ^)

 

JUMLAH

34

34

34

38

39

39


Keterangan :

  • *) Kurikulum khas Al Fajar
  • *) Ekuivalen 2 jam pelajaran

 

SISTEM PEMBELAJARAN

•  Rutinitas

•  Setiap pagi diawali dengan pembiasaan berbaris dan membaca Ikrar bersama di lapangan.

•  Berdoa sebelum dan sesudah belajar.

•  Tadarus selama 30 menit di pagi hari.

•  Penulisan/pengecekan buku penghubung.

•  Pembiasaan menco ngak.

•  Pembiasaan berdiskusi/bermusyawarah.

•  Pembiasaan keberanian berbicara di depan orang banyak.

•  Pembiasaan salat Dhuha.

•  Pembiasaan menggunakan kalimat – kalimat thoyyibah untuk kejadian sehari hari.


•  Pengelolaan Kelas

•  Menerapkan pembelajaran terintegrasi antara pelajaran umum dengan agama untuk mendapatkan ruh yang     Islami dan mengaitkan perkembangan teknologi dengan mata pelajaran agama.

•  Memberikan program pengayaan baik dalam proses pembelajaran maupun di luar jam belajar dalam     meningkatkan kemampuan tiap individu yang memiliki kelebihan secara optimal.

•  Memberikan program remedial bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar, baik pada saat jam belajar maupun     di luar jam belajar.

•  Menekankan pada proses pembelajaran yang bersifat eksplorasi, artinya meminta siswa untuk mencari dan     menggali materi yang esensial pada setiap mata pelajaran dengan menghubungkannya pada kemanfaatan     dalam kehidupan sehari-hari.

•  Penilaian selama proses pembelajaran lebih ditekankan berdasarkan sifat-sifat setiap kompetensi yang ada pada     mata pelajaran dan mengacu pada tiga ranah besar ; kognitif, psikomotor, dan afektif (Taxonomi Bloom).

•  Menerapkan dan mengembangkan 8 kecerdasan majemuk dalam setiap proses pembelajaran dengan     mengaplikasikan berbagai metode dan menggunakan media yang tepat untuk mendapatkan hasil yang optimal.


•  S tandar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) Mata Pelajaran

Pencapaian ketuntasan belajar minimal pada setiap kompetensi dasar (KD) ditentukan berdasarkan ; tingkat kesulitan materi, input siswa, dan ketersediaan sarana/media, kemudian dirata-rata dan menjadi Kriteria Ketuntasan Minimal per mata pelajaran. (lihat gambar)

 

TABEL KKM MATA PELAJARAN

 

BIDANG STUDI

KELAS DAN KKM

 
I
II
III
IV
V
VI

A

NASIONAL

 

3

Bahasa Indonesia

7.0

7.0

7.0

7.0

7.0

7.5

 

4

Matematika

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

 

5

Ilmu Pengetahuan Alam

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

 

6

Ilmu Pengetahuan Sosial

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

 

7

Seni Budaya & Ketrampilan

7.0

7.0

7.0

7.0

7.0

7.5

 

8

Penjaskes

7.0

7.0

7.0

7.0

7.0

7.5

 

9

Teknologi Informasi & Komunikasi

7.0

7.0

7.0

7.0

7.0

7.5

 

B

MUATAN LOKAL

 

 

 

 

 

 

 

1

Al Qur'an *)

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

7.0

 

2

Bahasa Inggris *)

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

 

3

Bahasa Sunda

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

6.0

 

4

Hafalan Al Qur'an & Praktek Sholat

-

-

-

-

-

-

 

C

PENGEMBANGAN DIRI

-

-

-

-

-

-

 

•  Kriteria Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran dengan kriteria kenaikan yang telah ditetapkan oleh Depdiknas ditambah dengan kriteria yang ditetapkan Sekolah Dasar Islam Al Fajar Bekasi sebagai berikut :

Kriteria Umum :

•  Siswa dinyatakan naik kelas apabila telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada semester I dan     semester II.

•  Apabila pada salah satu semester seorang siswa dalam suatu bidang studi belum mencapai KKM, maka dilakukan     penghitungan ;

•  nilai dari kedua semester dijumlah kemudian dirata-rata.

•  KKM dari kedua semester dijumlah dan dirata-rata.

•  Apabila rata-rata nilai sudah mencapai rata-rata KKM, maka siswa dinyatakan tuntas.

•  Siswa dinyatakan naik kelas apabila nilai yang tidak mencapai KKM sebanyak-banyaknya 3 mata pelajaran.

•  Untuk bidang studi Pendidikan Agama dan Al Qur'an, nilai minimal masing-masing ; 7,0 (tujuh koma nol),     sedangkan untuk bidang studi PKn nilai minimal ; 7,5 (tujuh koma lima)

 

Kriteria Khusus :

Kriteria khusus adalah kriteria tambahan dari kriteria umum yang penentuan dan penetapannya berdasarkan rapat dewan guru bersama kepala sekolah.

•  Kriteria Tamat dan Kelulusan

1. Tamat

     a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran sampai jenjang kelas terakhir (kelas 6).

     b. Mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) dan Ujian Sekolah (lokal)

2. Kelulusan

     •  Memiliki nilai rata-rata minimum 6,00 untuk seluruh mata pelajaran yang di UASBN kan , dengan tidak ada nilai          di bawah 4,00.

     •  Memiliki nilai minimum 4,00 pada salah satu mata pelajaran, dengan nilai mata pelajaran lain yang di UASBN         kan masing-masing minimum 6,00

     •  Memiliki nilai rata-rata minimum 6,00 untuk seluruh mata pelajaran yang di US kan.

     •  Memiliki nilai minimum 7,50 untuk mata pelajaran Agama Islam, Al Qur'an, Pendidikan Kewarganegaraan, dan          Seni Budaya & Ketrampilan.

 

•  Metode Proses Pembelajaran

•  Menggunakan pendekatan lintas kurikulum dalam berbagai penugasan.

•  Pengenalan dan pemanfaatan berbagai sumber belajar mulai dari yang paling sederhana sampai yang kompleks     baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat.

•  Senantiasa berusaha membuat kegiatan belajar nyaman, menyenangkan, dipahami.

•  Berusaha selalu menggunakan interaksi yang edukatif.

•  Menerapkan beragam cara menghargai dan menerima sesama manusia sesuai usia perkembangan anak didik

•  Memberi kesempatan baik siswa maupun guru untuk mengaktualisasikan diri dalam berbagai kompetensi pada     setiap mata pelajaran

•  Mengamati secara kontinyu perkembangan fisik anak didik.

•  Mencermati bentuk tulisan anak didik sebagai dasar tulisannya kelak

•  Menggunakan proses penulisan yang benar sebagai dasar pembiasaan ekspresi tertulis

•  Memberi penugasan penelitian perpustakaan, wawancara, pengamatan lingkungan dan penulisan laporan

•  Menekankan pembiasaan kemandirian melalui berbagai kesempatan di kelas, memimpin upacara, memimpin do'a,    membersihkan kelas, berdiskusi, berdebat, bercerita secara individual, presentasi kelompok.

•  Memberi kesempatan leluasa untuk mengadakan percobaan IPA, IPS, untuk mencapai pemahaman konsep     tertentu.

•  Mencermati pembiasaan menulis dan kaidah-kaidah umum yang harus ditaati bersama (huruf besar/kecil, jarak,     tata penulisan dst)

•  Memberi kesempatan mendapatkan materi secara langsung melalui karyawisata

•  Memberikan kesempatan anak didik untuk menemukan pemahaman mengenai emosi diri dan lingkungan serta     mengembangkan kecerdasan emosi melalui berbagai kegiatan bersama

•  Memberikan informasi berantai pada guru kelas jenjang berikutnya agar kemampuan murid bisa digali semaksimal     mungkin.

•  Kegiatan Ko Kurikuler

Kegiatan ko kurikuler dilakukan sebagai kegiatan yang menunjang secara langsung proses pembelajaran di kelas (intra kurikuler) dan sebagai aplikasi atau penerapan hasil pembelajaran yang tidak dapat dipraktekkan di kelas atau memerlukan waktu yang relatif lama, diantaranya :

1. Salat Berjamaah

    Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin s.d. Kamis untuk salat Zuhur dan hari Jumat untuk salat Jumat dengan      tujuan :

     a. Memupuk keimanan siswa.

     b. Melatih dan membiasakan gerakan-gerakan salat yang benar.

     c. Membiasakan diri untuk melaksanakan salat lima waktu.

     d. Membiasakan sikap tertib/disiplin terhadap waktu.

2. Kebiasaan Beramal

    Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepekaan terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya.     Kegiatan beramal dilakukan pada hari Jumat atau peristiwa tertentu dalam bentuk, pengumpulan :

    a. Dana amal, kurban, dan teman asuh.

    b. Pakaian layak pakai.

    c. Alat-alat belajar (buku pelajaran, alat tulis, dan lain-lain) layak pakai.

3. Orientasi Siswa Baru

     Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali pada awal tahun pelajaran dalam bentuk dinamika kelompok,      pengenalan     fasilitas sekolah, rutinitas yang dilakukan siswa serta kesepakatan peraturan di kelas/sekolah.

4. Pengenalan Profesi

     Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan siswa dengan memperkenalkan begitu banyak profesi di      masyarakat. Kegiatan ini dapat mengundang Orang tua/wali murid yang bersedia mengenalkan profesinya atau      mengundang personil dari lembaga tertentu, hal ini merupakan bentuk nyata kerjasama orangtua/wali murid      dan atau masyarakat dengan sekolah.

5. Kunjungan Pustaka

    Untuk menumbuhkan rasa kecintaan membaca pada siswa, sekolah menjadwalkan satu minggu sekali kegiatan     kunjungan pustaka dengan mengaitkan pada jadwal pelajaran.

    Siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca serta bisa meminjam buku-buku yang disukai untuk dibawa     pulang. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dan bantuan orangtua untuk mengingatkan anak mengembalikan     buku yang dipinjamnya tepat waktu.

   Pembiasaan ini dapat membantu siswa untuk menggunakan bahan pustaka secara maksimal. Selain itu siswa bisa    mengambil beberapa jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru. Kunjungan ke perpustakaan ini tidak hanya    dapat dilakukan seminggu sekali namun dapat dilakukan juga ketika ada penugasan dari guru atau pada    waktu-   waktu lain.

6. Pentas Akhir Tahun

    Pementasan diadakan dengan tujuan untuk memberi pengalaman pada murid, baik pengalaman pementasan,     menari, menyanyi, menghafal sesuatu, maupun pengalaman menonton pentas itu sendiri. Dalam acara ini orang     tua diharapkan selalu hadir untuk memberikan apresiasi terhadap kreatifitas dan ekspresi diri putra-putrinya.

7. Kunjungan Belajar Lintas Kurikulum (KBLK)

    SDIAFB mengadakan KBLK setiap jenjang kelas sesuai dengan materi yang telah dipelajari satu tahun sekali.     Penugasan pada kegiatan ini dibekali panduan dari guru/sekolah tentang hal-hal yang akan diamati dan     dilaporkan oleh siswa. Dari proyek/penugasan ini siswa dapat berbagi dengan teman-temannya di kelas.     Kegiatan KBLK ini dilaksanakan bekerjasama dengan orang tua siswa melalui Koordinator Kelas.

8. Amaliah Ramadhan

    Kegiatan ini dilakukan setiap awal bulan puasa Ramadhan untuk memperkaya pemahaman keagamaan secara     praktis (pelaksanaan ritual ibadah) dan kontekstual (kegiatan kreatif). Pelaksanaannya dilakukan dengan     pendekatan kelompok dan minat, serta melibatkan seluruh siswa kelas I s.d VI.

 

•  Kegiatan Ekstra Kurikuler

Untuk memberikan wadah kepada anak didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya serta sebagai wujud dari program pengembangan Diri (Dalam Struktur Program Kurikulum ekuivalen dengan 2 jam pelajaran), SDIAFB memberikan banyak pilihan kegiatan ekstra kurikuler, diantaranya :

•  Ekstra kurikuler Wajib

Kegiatan ini berupa KEPRAMUKAAN yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas III – V. Bentuk kegiatannnya berupa latihan rutin seminggu sekali dan setiap akhir periode untuk kenaikan tingkat diadakan semacam ujian melalui kegiatan perkemahan.

•  Ekstra kurikuler Pilihan

Sebagaimana sifatnya, pelaksanaan kegiatan ini dikelola dengan beberapa ketentuan keikutsertaan peserta sebagai berikut :

•  Setiap siswa memilih eks-kur sesuai dengan minat dan bakatnya maksimal 2 macam.

•  Periode pemilihan berlaku untuk sekurang-kurangnya satu semester.

 

Macam Ekstra kurikuler :

•  Drumband

•  Bola Basket

•  Sepak Bola/Futsal

•  Renang

•  Pencak Silat

•  Bulu Tangkis

•  Menari

•  Melukis

•  English Club

•  Kelompok Ilmiah Siswa (KIS)

•  Teater

•  Qiroah dan Tilawah

•  Entertain (presenter, modeling, akting)

 

•  Laporan Hasil Pendidikan

•  Nilai Ulangan Harian dilaporkan kepada orang tua siswa dengan bukti hasil ulangan ditandatangani orang tua dan     dikembalikan ke sekolah untuk dibendel menjadi portofolio siswa.

•  Laporan Perkembangan Tengah Semester ganjil dan genap disertai konsultasi orang tua siswa

•  Laporan Hasil Pendidikan Akhir Semester.

Laporan Hasil Pendidikan Akhir Tahun (kenaikan Kelas/Kelulusan)

 

 

 
 

SEJARAH  |  VISI MISI | KURIKULUM |   FASILITAS   | SDM | PRESTASI


Copyright © 2009 alfajarbekasi.com powered by : www.nanangkristanto.com