Slideshow image



Kurikulum Pendidikan

Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional yang didasarkan atas UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan PERMEN Diknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar & Menengah, dan syarat-syarat Sekolah Umum Swasta Islam (SUSI) yang diintegrasikan dengan nilai-nilai universal Islam melalui pemahaman, pelatihan, dan bimbingan yang dinamis dan terarah.

 

•  MODEL KURIKULUM

Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum yang dikeluarkan oleh Depdiknas yang berlaku dan telah dimodifkasi sesuai dengan ciri khas Perguruan Islam Al Fajar. Yang dimaksud dengan kurikulum khas Al Fajar adalah kurikulum rumpun Agama Islam, dan kurikulum Depdiknas yang telah dimodifikasi dengan pemilihan materi esensial, materi eskalasi, serta mengintegrasika n materi pelajaran dengan nilai-nilai yang terkandung dalam agama Islam secara khusus. Hal ini dikaitkan dengan pembinaan mental spiritual siswa bahwa penguasaan ilmu pengetahuan selalu dilandasi dengan firman Allah SWT dan sunnah Nabi Muhammad SAW. Modifikasi ini disusun dalam bentuk silabus yang selanjutnya menjadi kurikulum Al Fajar.

 

•  STRATEGI PEMBELAJARAN

Strategi yang dipilih adalah strategi pembelajaran yang berorientasi pada siswa dan harus selalu menyenangkan (fun), dapat mendorong siswa belajar aktif, kreatif dan mandiri. Dengan strategi semacam itu lebih memudahkan guru melakukan kontrol dan melakukan sentuhan bermakna (high touch), dan memudahkan orang tua siswa dan guru memantau perkembangan siswa, sehingga pembinaan siswa untuk memiliki daya juang yang tinggi, kreatif, jujur, dan taat beragama dapat terwujud secara maksimal.

 

•  PENGEMBANGAN PROSES PEMBELAJARAN

Proses pembelajaran dilaksanakan secara integral, diarahkan kepada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didasari jiwa keagamaan (ketakwaan), sehingga setiap mata pelajaran per pokok bahasan /tema selalu diintegrasikan atau dikaji kaitannya dengan kandungan Al-Qur'an dan Hadits. Sebaliknya untuk mata pelajaran agama Islam diintegrasikan dengan pengembangan ilmu pengetahuan secara umum. Dengan kata lain pada mata pelajaran umum diberikan roh agama dan pada mata pelajaran agama diberikan kemampuan iptek. Dengan demikian terjadi keseimbangan perkembangan psikologi secara utuh. Seluruh proses pembelajaran tersebut di atas diwujudkan dalam bentuk tatap muka baik di kelas maupun di luar kelas dan non tatap muka .

 

•  Tatap Muka ; kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan melalui interaksi langsung antara siswa dengan guru, siswa dengan siswa lain untuk membahas materi esensial secara luas dan mendalam.

 

•  Non Tatap Muka ; kegiatan ini lebih berupa kegiatan/belajar mandiri yang dilaksanakan secara individu maupun kelompok tanpa bimbingan guru secara langsung melainkan dalam bentuk Lembar Kerja Siswa, sehingga dapat melatih kreatifitas dan kemandirian serta membuka wawasan siswa dalam memahami dan mendalami materi pelajaran yang terdapat dalam buku teks, media belajar elektronik dan lingkungan yang ada.

 



 
 

                                     SEJARAH      |      VISI MISI     |     KURIKULUM     |       MANAGEMENT   |   GALLERY


Copyright © 2009 alfajarbekasi.com powered by : www.nanangkristanto.com